Breaking News
recent

Harga Rokok Naik September 2016 Masih Rencana



Hobzz.com - Harga rokok naik september 2016 ? Netizen mulai dihebohkan oleh harga rokok yang direncanakan akan naik dua kali lipat pada bulan september 2016 mendatang. Betapa tidak, rencana kenaikan harga rokok pada bulan september 2016 itu sangat signifikan, yakni 200% lebih. Rokok yang semula dijual dengan harga 15.000 rupiah kemungkinan akan naik menjadi 40.000 atau bahkan sampai 50.000 rupiah.

Kenaikan harga rokok pada tahun 2016 ini masih rencana, jadi belum dapat dipastikan apakah memang harga rokok benar-benar akan naik atau tidak. Meskipun masih rencana, netizen menanggapi hal ini dengan serius, seolah kenaikan harga rokok pada bulan september 2016 mendatang adalah kenyataan. Bahkan, ada juga yang menganggap kenaikan harga rokok sudah mulai diberlakukan.

Sekali lagi, harga rokok naik ini masih rencana. Artinya kenaikan rokok pada bulan september 2016 itu masih wacana, dan aturannya masih sedang dalam tahap peninjauan. Bahkan ketua pihak Bea Cukai menilai bahwa kenaikan harga rokok yang terlalu signifikan dan mendadak ini bukan merupakan kebijakan yang tepat, karena banyak sekali pihak yang nantinya akan dirugikan. Jika ingin menaikkan harga rokok, maka harus mengikuti alur bertahap, bukan menaikkannya secara langsung dengan presentase yang signifikan.

Sebaliknya, anggota DPR dari partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, menganggap bahwa rencana kebijakan naiknya harga rokok tersebut merupakan hal yang sudah sangat tepat. Karena baginya, kebijakan kenaikan harga rokok itu nantinya akan dapat mengurangi angka perokok aktif di kalangan muda.

Dengan harga rokok yang masih berlaku pada agustus 2016 ini, anak-anak sekolahan yang masih dapat membelinya. Dan jika nanti harga rokok naik september 2016, maka anak-anak sekolahan akan berpikir dua kali untuk tetap membeli rokok karena harganya yang mahal. Menurut Irma, generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari perilaku merokok.

Irma juga menambahkan, nasib petani tembakau setelah harga rokok naik, atau nasib pekerja buruh pabrik rokok tidak akan terkena imbas yang terlalu berlebihan. Hal tersebut dikarenakan, para perokok tetap akan membeli rokok berapapun harganya. Hanya mungkin frekuensinya yang akan dikurangi. Jadi tidak akan menimbulkan dampak ekonomi yang berlebih. Apalagi nanti cukai dari hasil kenaikan harga rokok tersebut akan dialirkan kepada negara.

Nah, bagaimana rekan-rekan semua menanggapi rencana kenaikan harga rokok pada september 2016 mendatang?


arman rozika

arman rozika

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.