Breaking News
recent

5 Tips Move On Yang Harus Kamu Lakukan



"Kita udahan aja ya"

Merupakan kalimat pembuka novel bergenre romantis, yang nanti ceweknya patah hati terus malah jadian sama sahabatnya sendiri (atau ketemu cowok nyebelin tapi so sweet terus pacaran)

Tapi dunia ini nggak semanis novel cyint. Mungkin diantara kalian dianugerahi wajah rupawan pengait gebetan. Kalau nggak? Gimana dong move on-nya? Masa harus cari pacar baru baru bisa move on? Nggak harus dengan adanya pacar lalu status kamu bisa jadi "oh si itu udah move on". Bisa saja punya pacar tapi hati milik mantan
Ouch

Tenang aja, berikut tips-tips move on dari surveyor tim hobzz berdasar pengalaman para suhu percintaan:

1. Sibukkan diri

"Pas lagi putus, pas lagi kerjain skripsi... rasanya itu sediiihhhh banget. Tapi malah itu yang membuat aku terpacu biar lulus duluan dan gak ketemu sosoknya lagi"

Itu tadi perkataan (atau curhatan) dari salah seorang sahabat. Dan cara ini memang manjur banget. 

Nggak perlu kalian terus merenung dan nangis berhari-hari di kamar, berharap ada keajaiban si mantan minta balikan. No way! Itu nggak bakal terjadi kecuali kamu telpon mantan kamu dan bilang "mas, aku hamil"

Carilah kegiatan lain yang sekiranya bisa mengalihkan dunia kamu yang selama ini berputar diantara kamu dan pacar (atau sekarang, ehem, mantan) kamu. Biasanya waktu pacaran, dunia milik berdua yang lain sewa. Hilangkan sewanya biar yang lain ikut masuk dalam kehidupanmu

Ngapain aja? Banyak hal yang bisa kamu perbuat biar sibuk
Mulai dari lingkungan paling kecil: Keluarga. Membantu orang tua bersih-bersih, masak, mencuci, nemenin adik membuat PR. Banyak kan?
Kedua: lingkungan tetangga. Ikutan Remaja masjid, karang taruna.. siapa tau ada yang nyantol. Ihiy

Ketiga: Teman. Kalian selama pacaran sering lupa sama teman? Saatnya menebus kejahatan kalian. Traktir teman kalian dan buat jadwal ketemuan terus. Nggak cuma temen saat ini, temen masa TK juga bisa. Hitung-hitung menyambung tali silaturahmi~
Keempat: Lingkungan Luar. Cari komunitas di kotamu, entah komunitas sosial, komunitas seni. Carilah pergaulan baru dengan seabrek kegiatan yang bisa menyibukkan kamu

2. Substitusikan ke hal lain.

Kamu nggak tau arti substitusi? Cari di google sanah
Intinya menggantikan. Kalau selama ini sayangmu kebanyakan hanya untuk pacar (atau mantan) kamu, alihkan saja sisa-sisa rasa sayang kamu ke pihak lain

Hampir sama seperti saran diatas, cuma saran kedua ini lebih bersifat "rasa". Rasa perhatian, mengasihi, ingin memberi. Bisa disalurkan melalui rekening  ke tempat lain, entah keluarga atau bahkan ke anak panti asuhan yang belum pernah kita temui.

"Aku dulu tiap hari sms atau telepon pacar, pas putus kok hampa.. yaudah aku telpon mama di rumah, rasanya lebih nyaman ya"
"Selesai kuliah ya nyamperin kos pacar lah.. dulu waktu belum jadi mantan. Sekarang? Pulang kuliah ke kos, tidur, sorenya ngajar anak-anak, itung-itung refreshing lihat mereka seneng diajarin bikin PR"
Well, rasa sayang itu memang seperti energi, tak bisa dihilangkan tapi bisa dialihkan bentuknya.

3. Hilangkan semua pemberian.

"Tiap kali lihat boneka teddy (yang namanya kadang disamakan nama mantan) aku jadi keinget waktu bahagia aku sama dia :(  langsung baper"

"Dulu dia tahu aku lagi ngincar sepatu R*ebook, dibela-belain katanya nabung sampai lama. Dijadiin kado ultah aku. Kita putus pun, sepatunya masih aku pakai, enak banget soalnya. Tapi yaaa jadi masih kebayang kebaikan dia sih"

Eittsssss jangan sampai kalian berkata Seperti kalimat diatas. Tipikal orang seperti mereka yang tidak mau membuang barang dari mantan karena sayang merupakan kandidat pertama duta Susah Move on. Sayang apanya? Sayang barangnya apa sayang kenangannya?
Saat ini kita bicara masalah perasaan. Yang seringnya menang bertarung melawan logika. Ceileh

Intinya, kesampingkan dulu lah masalah "sayang dibuang" "mahal harganya" dari barang mantan tersebut. Soalnya pasti dan nggak mungkin nggak kebayang sama kenangan masa lalu, apalagi yang muncul biasanya kenangan bahagia pas sebelum diputusin. Duh
Terus dikemanain? Disumbangin aja, ke panti asuhan atau yang membutuhkan, sekalian beramal. Ihiy

4. Cintai diri. Duileh

Bagi kamu yang perempuan, manjain deh diri kamu dengan perawatan-perawatan wajah, badan, rambut, dll. Nggak cukup duitnya?
Cukup berdiri di depan kaca dan bilang "cantik". Iya kamu cantik. Kamu harus mencintai diri kamu sendiri. Buat jadwal "me-time", waktu dimana kamu bisa sendiri dan menikmatinya. Entah itu ke salon, toko buku, atau shopping online.

Buat yang laki-laki? Banyaaakkk

Uang yang selama ini terkuras untuk jajain pacar bisa bebas kamu gunain buat diri kamu sendiri. Beli barang mahal juga nggak bakal kena marah. Nonton bola, main game seharian, jalan-jalan tanpa kabar juga bodo amat (eh tapi kabarin keluarga yaa)

5. Cari lagi? Bisaaa

Udah mentok dengan cara-cara diatas? Tapi masih nggak bisa move on? Hmm.. antara kamu  terlanjur sayang atau memang nggak bisa sendiri.
Jangan khawatir, namanya jodoh nggak kemana. Daripada mikirin yang pernah berlalu mending membuka lembaran baru

Sekarang kalau mau cari pacar nggak harus dengan tabrakan di koridor-kertas berhamburan-marah marah benci terus sayang, kok. Masih ada cara ketemu tukang ojek ganteng dengan sosial media yang lagi hits: cari jodoh lewat tinder dan bee talk atau sosial media biro jodoh lain (penjelasan lengkapnya lain kali yaa). Intinya banyak cara lah buat cari pengganti pengisi hati.

Last but not least, forget and forgive adalah cara terbaik buat melupakan masa lalu (termasuk move on).

arman rozika

arman rozika

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.