Breaking News
recent

7 Cara Mendapatkan Anak Kembar Yang Dianjurkan Dokter


Redaksi Digital (20/7/2016). Halo sobat redaksi digital, kali ini kita akan membahas masalah kesehatan. Pada kesempatan kali ini, tim redaksi digital akan membahas mengenai cara mendapatkan anak kembar yang tentunya aman dan dianjurkan oleh dokter.

Banyak dari orangtua tentunya sangat ingin memiliki buah hati/anak yang nantinya dapat membanggakan orangtuanya. Kita sudah tahu bahwa anak adalah penerus keluarga dan menjadi pelita dalam rumahtangga. Namun tak jarang juga banyak orangtua yang ingin memiliki anak kembar.

Tentunya para orangtua akan sangat bahagia bila dikaruniai buah hati kembar yang imut-imut dan lucu. Akan tetapi, mengapa tidak semua orangtua memiliki anak kembar?

Memang faktanya bahwa faktor terbesar yang berpengaruh jika ingin memiliki anak kembar adalah faktor gen atau faktor bawaan. Jika kedua orangtua memiliki riwayat kembar dalam garis keturunan sebelumnya, maka peluang memiliki anak kembar akan lebih besar.

Walaupun demikian, tim redaksi digital akan mencoba membahas beberapa tips cara mendapatkan anak kembar yang tentunya dapat diamalkan dan menambah peluang memiliki anak kembar. Seperti apa tips tersebut? Monggo disimak...

1. Faktor Keturunan

Siapa yang dapat menolak bahwa memang faktor terbesar jika ingin mendapatkan anak kembar sangat tergantung pada faktor keturunan.

Sudah bukan merupakan hal yang asing, kita dapat melihat fenomena pengaruh gen terhadap kelahiran anak kembar ini di sekitar kita. Coba saja kita amati tetangga atau kerabat kita. Pastinya kita pernah melihat seorang wanita yang memiliki saudara kembar, dan kemudian ketika ia melahirkan ternyata anaknya juga kembar.

Faktor keturunan atau gen ini memang tidak dapat kita kendalikan. Ia sudah merupakan pemberian yang maha Kuasa. 

Walaupun begitu, jika kita melihat teori persilangan biologis mendel, tentunya ktia tahu bahwa peluang garis keturunan ini bisa sangat panjang. Siapa tahu kakek buyut anda adalah seorang yang memiliki kembaran? faktor tersebut tentu bisa saja terjadi bukan.

2. Mengkonsumsi Kentang Dan Ubi

Tips mengkonsumsi kentang dan ubi ini memang belum terbukti secara ilmiah, dengan kata lain tidak terdapat bukti ilmiah medis yang kuat yang dapat membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi ubi dan kentang dapat meningkatkan peluang memiliki anak kembar.



Sekalipun begitu, terdapat beberapa fakta menarik bahwa dengan rajin memakan kentang dan ubi akan menambah peluang mendapatkan anak kembar. Simak saja misalnya di sebuah suku di afrika, yakni suku Yoruba. Penduduk suku yoruba yang kesehariannya sering memakan ubi dan bahkan menjadikan ubi sebagai makanan pokok, terbukti pada suku tersebut banyak terjadi kasus melahirkan anak kembar.

Tahukah anda? Suku yoruba merupakan suku yang tercatat memiliki angka kelahiran kembar terbesar di dunia.

Maka tentu tidak ada salahnya jika para calon bunda menerapkan konsumsi ubi dan kentang selama persiapan kehamilan.

Konsumsi ubi dan kentang juga tentunya jangan dilakukan secara berlebihan. Cukup konsumsi ubi selama 3 kali dalam seminggu. Konsumsi ubi dan kentang yang banyak juga tentu saja tidak baik bagi perkembangan janin selama masa kehamilan. 


3. Faktor Usia Calon Bunda

Usia calon bunda ternyata juga memiliki pengaruh terhadap kemungkinan melahirkan bayi kembar, sekalipun pengaruhnya tidak begitu besar. Wanita yang hamil pada usia yang lebih matang atau lebih tua memiliki kemungkinan melahirkan anak kembar lebih besar.


Tinjauan medis atas faktor tersebut adalah bahwa ovulasi atau produksi sel telur pada wanita yang lebih tua akan lebih cepat dibandingkan dengan wanita yang lebih muda. Kecepatan ovulasi inilah yang kemudian dapat memperbesar peluang mendapatkan anak kembar.

Sekalipun demikian, calon bunda tentu harus menimbang lebih masak lagi terhadap usia kehamilan, mengingat resiko yang ditanggung oleh calon ibu yang memiliki usia tua juga akan meningkat. Sebaiknya konsultasikan ke dokter, apakah pada usia matang (sekitar 45 tahun) tersebut calon bunda masih aman untuk hamil atau tidak.


4. Berat Badan

Fakta mengejutkan ditemukan oleh peneliti dan ginekolog amerika serikat ketika meneliti hubungan antara berat badan dan kelahiran anak kembar. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa wanita yang memiliki indeks masa tubuh lebih berat cenderung melahirkan anak kembar ketimbang yang lebih ringan.

Walaupun penelitian tersebut adalah sebuah fakta, namun perlu calon bunda ketahui bahwa ternyata yang diteliti adalah wanita yang memiliki riwayat kembar dalam garis keturunannya.

Akan tetapi, tentunya calon bunda tidak boleh surut semangat, penelitian tersebut tetap menunjukkan bahwa berat badan berpengaruh terhadap kelahiran anak kembar. Selain itu, berat badan juga merupakan tanda atau ciri-ciri bahwa calon bunda telah mendapatkan asupan vitamin dan makanan yang cukup demi kesehatan si jabang bayi.


5. Hamil Saat Masih Menyusui

Kehamilan pada saat masih menyusui ternyata juga terbukti mampu meningkatkan peluang mendapatkan anak kembar.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Memang banyak masyarakat yang salah kaprah dan menganggap bahwa kehamilan tidak dapat terjadi pada masa-masa menyusui. Namun secara teori, hal tersebut salah.

Kehamilan dapat saja terjadi pada saat menyusui, apalagi pada masa-masa tersebut calon bunda tetap mengalami menstruasi, dimana hal tersebut menjadi penanda bahwa ovulasi tetap berlangsung.

Beberapa peneliti ada yang mendukung teori bahwa melahirkan pada saat masih menyui akan meningkatkan peluang bayi lahir kembar, karena pada saat tersebut hormone dalam tubuh calon bunda sedang bergerak cepat dan diproduksi dalam jumlah yang banyak.


6. Melakukan Cangkok Fertilitas

Pada masa sekarang ini teknologi sudah sedemikian canggihnya. Bukan hanya teknologi gadget dan smartphone yang berkembang pesat. Teknologi kesehatan khususnya menyangkut kehamilan juga berkembang amat sangat pesat.

Teknologi pada era ini sudah memungkinkan seorang ibu tidak mengandung anaknya sendiri, alias dengan menggunakan bayi tabung. Bahkan kloning pun sudah dapat dilakukan kendati memang hal tersebut masih merupakan isu kontroversial.

Bagaimana mendapatkan anak kembar dengan cangkok? Yaitu dengan cara mencangkokkan embrio di dalam rahim calon bunda pada masa kehamilan. Beberapa negara sudah mencoba teknik ini dan berhasil. Kendati demikian, banyak dokter ahli melarang praktek tersebut karena diperkirakan akan membahayakan nyawa calon bunda.

7. Berdoalah

Tentunya kita seringkali mendengar pepatah yang mengatakan bahwa anak adalah titipan Tuhan. Ya, memang anak adalah titipan dari-Nya yang harus kita jaga dan kita kasihi serta didik agar berguna bagi bangsa dan Agama.


Jika calon bunda benar-benar percaya bahwa anak adalah titipan dari-Nya, maka tentu saja calon bunda juga harus tetap berdoa dan meminta kepadan-Nya agar diberikan titipan berupa anak kembar yang imut-imut serta lucu.

Sekian pembahasan dari redaksi digital kali ini, silahkan share dan ikuti terus blog redaksi digital ini ya. Salam hangat dan terima kasih :)

-Redaksi Digital-


arman rozika

arman rozika

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.