Breaking News
recent

Nasi Uduk Babi Buncit Dan Perempuan Berkerudung, Salahkah?

nasi uduk babi buncit perempuan berkerudung
Peselancar dunia maya dan aktivis sosial media kini sedang dihebohkan oleh berita sebuah booth di bilangan Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, yang menyuguhkan menu babi.

Yap, Booth makanan tersebut bernama Nasi Uduk Babi Buncit.

Lalu mengapa berita ini menjadi heboh? apakah karena menjual babi? tentu saja tidak, banyak warung lainnya yang juga menyediakan menu berbahan babi, dan lagipula di negara ini tidak semua agama mengharamkan makanan dengan berbahan dasar babi.

Lantas apa yang membuat berita nasi uduk babi buncit itu menjadi viral dan membuat netizen heboh? yakni karena di sebuah foto di akun instagram nasi uduk babi buncit, terlihat seorang perempuan berkerudung yang bekerja pada booth tersebut. Akun instagram nasi uduk babi buncit mendapat banyak sekali respon dan tanggapan dari para netizen.

Mereka kebanyakan mempertanyakan, apakah perempuan berkerudung itu adalah pemilik booth tersebut? Masih belum jelas apakah perempuan itu hanyalah karyawan atau adalah pemilik booth. Namun yang jelas, pemilik booth tersebut sudah menjelaskan bahwa warungnya memang menjual makanan dengan berbahan dasar babi.

Seorang netizen mengaku bahwa ia mengetahui siapa pemilik booth tersebut, dan berkicau pada akun twitternya bahwa perempuan berkerudung itu hanyalah penjaga, dan bukan pemiliknya. Akan tetapi, sebagian besar netizen tetap saja mempermasalahkan perempuan berkerudung yang bekerja di booth nasi uduk babi buncit tersebut.

Memangnya apa yang salah jika wanita berkerudung bekerja di booth nasi uduk babi buncit?

Sebagian dari kita pasti akan menyangka bahwa tentu tidak sepantasnya wanita muslim bekerja pada restoran atau warung makan yang menjual makanan yang diharamkan dalam agama Islam.

Penulis beranggapan bahwa prasangka semacam itu tidak tepat. Bagaimana jika sang wanita yang bekerja pada booth tersebut memang tidak memiliki pekerjaan lainnya, sementara kita tahu sendiri bahwa mencari kerja pada zaman sekarang ini sangatlah tidak mudah, persaingan dimana-mana, apalagi dengan ijazah pas-pasan, sangat sulit.

Memang benar bahwa babi adalah hewan yang diharamkan dalam Islam, dalam artian haram disentuh dan dimakan, kecuali dalam keadaan darurat. Tapi apakah itu berarti babi harus dimusnahkan keberadaannya? tentu tidak. Kemudian untuk apa Tuhan menciptakan babi jika hanya untuk dimusnahkan, lagipula tidak pernah ada dalil dalam Islam yang menyuruh untuk membasmi dan mengenyahkan babi di muka bumi ini.

Pernahkah anda mendengar bahwa pada zaman Nabi, memelihara anjing itu diperbolehkan bagi kaum muslim. Ya, memelihara anjing diperbolehkan, karena memang memiliki manfaat, yakni untuk menjaga domba atau ternak lainnya ketika digembalakan.

Berangkat dari hal tersebut, tentunya kita harus melihat dengan lebih jernih lagi perihal perempuan berkerudung yang bekerja di booth nasi uduk babi buncit tersebut. Bisa jadi dia memang tidak punya pekerjaan lain lagi, sementara ia harus menyekolahkan anak-anaknya. Bisa jadi ia memang ditolak di tempat lain, dan hanya diterima di booth tersebut. Dan masih banyak lagi kemungkinan-kemungkinan lainnya yang hanya dapat kita duga.

Daripada menduga-duga, bukankah lebih baik kita berprasangka baik saja?

Salam


arman rozika

arman rozika

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.